EDITORIAL
PENGIRIMAN NASKAH
⚖
Jurnal Informatika Terapan dan Inovasi Digital (JITID) berkomitmen untuk menegakkan standar etika publikasi ilmiah yang tinggi dalam seluruh proses penerbitan artikel. Etika publikasi ini menjadi pedoman bagi semua pihak yang terlibat, yaitu penulis, editor, reviewer, dan pengelola jurnal, guna menjamin integritas akademik, kualitas ilmiah, serta kredibilitas publikasi.
Penulis wajib menyusun dan mengirimkan naskah yang merupakan karya asli, ilmiah, dan bebas dari plagiarisme. Data, hasil analisis, dan interpretasi yang disajikan harus akurat, jujur, serta dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Penulis tidak diperkenankan mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal pada waktu yang bersamaan, serta tidak boleh melakukan publikasi ganda atas karya yang sama.
Penulis juga wajib:
Editor bertanggung jawab untuk mengambil keputusan penerbitan artikel berdasarkan kualitas ilmiah naskah, relevansi dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, orisinalitas, kejelasan metodologi, serta kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Editor harus bertindak secara objektif, adil, dan tanpa diskriminasi terhadap penulis berdasarkan latar belakang pribadi, institusi, jenis kelamin, agama, suku, atau pandangan tertentu.
Editor wajib:
Reviewer berperan membantu editor dalam menilai kualitas ilmiah naskah dan memberikan masukan yang konstruktif bagi penulis. Reviewer harus melakukan review secara objektif, profesional, dan berdasarkan argumentasi akademik yang jelas.
Reviewer wajib:
JITID tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran etika publikasi, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
Apabila ditemukan dugaan pelanggaran etika, editor akan melakukan evaluasi dan klarifikasi sesuai prosedur editorial. Jika pelanggaran terbukti, jurnal berhak mengambil tindakan, seperti penolakan naskah, pembatalan publikasi, pencabutan artikel, serta pemberitahuan kepada pihak terkait bila diperlukan.
Semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi wajib menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas penilaian, keputusan editorial, atau interpretasi hasil penelitian. Setiap potensi konflik kepentingan harus diungkapkan secara terbuka kepada editor.
JITID berkomitmen menjaga keakuratan rekam ilmiah. Jika setelah publikasi ditemukan kesalahan substansial, informasi menyesatkan, atau pelanggaran etika, jurnal dapat menerbitkan koreksi, klarifikasi, atau retraction sesuai tingkat permasalahan yang ditemukan.
Dengan menerapkan etika publikasi ini, Jurnal Informatika Terapan dan Inovasi Digital (JITID) berupaya membangun proses penerbitan ilmiah yang kredibel, transparan, dan bertanggung jawab, serta mendukung pengembangan budaya akademik yang jujur dan bermutu.